Berita Terkini
light_mode
Beranda » Kalbar » JEMBATAN PERINTIS GARUDA: KARYA NYATA TNI UNTUK MASYARAKAT PELOSOK NEGERI

JEMBATAN PERINTIS GARUDA: KARYA NYATA TNI UNTUK MASYARAKAT PELOSOK NEGERI

  • account_circle Jurnal Khatulistiwa
  • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jurnalkhatulistiwa.com_Kalbar– Tentara Nasional Indonesia (TNI) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung percepatan pembangunan nasional melalui program “TNI Manunggal Membangun Desa” (TMMD). Kali ini, Satuan Korps Zeni TNI Angkatan Darat (Zeni AD) resmi merampungkan pembangunan Jembatan Perintis Garuda, sebuah infrastruktur vital yang menghubungkan desa-desa terisolasi di wilayah pelosok Indonesia.

Pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari operasi bakti TNI untuk membuka aksesibilitas transportasi dan ekonomi bagi masyarakat di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Jembatan Perintis Garuda didesain dengan konstruksi kokoh yang mampu memangkas waktu tempuh antarwilayah dari yang semula harus memutar hingga berjam-jam, kini hanya dalam hitungan menit.

Sumber Jembatan perintis Garuda

Panglima TNI menyampaikan bahwa kehadiran Jembatan Perintis Garuda bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan simbol kehadiran negara di tengah kesulitan rakyat. “TNI lahir dari rakyat dan bekerja untuk rakyat. Jembatan ini adalah urat nadi baru bagi anak-anak untuk pergi ke sekolah, bagi petani untuk mengangkut hasil bumi, serta mempercepat akses layanan kesehatan di daerah terpencil,” ujarnya.

Dalam proses pengerjaannya, prajurit TNI bekerja sama bahu-membahu dengan masyarakat setempat (gotong royong), memperkuat kemanunggalan TNI-Rakyat. Tantangan geografis yang ekstrem dan cuaca yang tidak menentu tidak menyurutkan semangat para prajurit untuk menyelesaikan proyek ini tepat waktu.

Tokoh masyarakat setempat menyampaikan apresiasi mendalam kepada TNI. Sebelum adanya Jembatan Perintis Garuda, warga harus melintasi sungai dengan rakit yang berisiko tinggi saat musim hujan. Kini, mobilitas warga menjadi jauh lebih aman dan efisien.

Dengan selesainya proyek ini, TNI berharap pemerintah daerah dan masyarakat dapat menjaga serta merawat infrastruktur tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang bagi peningkatan kesejahteraan dan pertumbuhan ekonomi di pelosok daerah.

 

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penindakan Dugaan Penampung Hasil PETI di Melawi Gagal, Warga Menolak Prosedur yang Dianggap Tidak Sesuai photo_camera 1

    Penindakan Dugaan Penampung Hasil PETI di Melawi Gagal, Warga Menolak Prosedur yang Dianggap Tidak Sesuai

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Tim Liputan
    • 0Komentar

    JurnalKhatulistiwa.com Upaya penindakan terhadap seorang diduga penampung hasil Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kecamatan Sayan, Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat, dilaporkan gagal pada Jumat, 24 April 2026, setelah mendapat penolakan keras dari warga setempat. Peristiwa tersebut menjadi perbincangan luas usai beredarnya video amatir yang memperlihatkan suasana tegang di lokasi. Dalam rekaman, terdengar sejumlah warga melontarkan […]

  • Power Up: Advanced Charging Solutions and Battery Tech Innovations

    Power Up: Advanced Charging Solutions and Battery Tech Innovations

    • calendar_month Sabtu, 24 Feb 2024
    • account_circle Jurnal Khatulistiwa
    • 0Komentar

    Smart Homes: Beyond Automation to AnticipationIf 2023 could be summarized in the gadget space, it would be the year where our homes started truly “understanding” us. Gone are the days of generic automation. With advancements in AI, homes now anticipate needs. Your coffee machine knows when you’ve had a rough night and adjusts the brew […]

  • APMS 66.062.24 Batu Nanta Kangkangi Aturan Migas, LSM LIBAS Minta Pertamina Tindak Tegas!

    APMS 66.062.24 Batu Nanta Kangkangi Aturan Migas, LSM LIBAS Minta Pertamina Tindak Tegas!

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle Tim Liputan
    • 0Komentar

      Jurnalkhatulistiwa.com-Melawi, Kal-Bar — Aktivitas penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Batu Nanta, Kecamatan Belimbing, Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat, tengah menjadi sorotan tajam. Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) atau Agen Premium dan Minyak Solar (APMS) dengan nomor 66.062.24 diduga kuat melakukan pelanggaran berat dengan menyalurkan BBM bersubsidi di luar jam operasional resmi serta […]

  • Unlikely Origins: The Humble Beginnings of Today’s Tech Titans

    Unlikely Origins: The Humble Beginnings of Today’s Tech Titans

    • calendar_month Minggu, 25 Feb 2024
    • account_circle Jurnal Khatulistiwa
    • 0Komentar

    Exploring the Tech-Savvy WondersThe delineation between digital and physical continues to blur, weaving a fabric of reality that resonates with the beats of progress. Within this exciting nexus, entrepreneurs and tech aficionados find a fertile ground to cultivate, explore, and thrive. As we navigate through the myriad of gadget-driven narratives, there are key trends and […]

  • Satpol PP Tata Waterfront Pontianak: Lapak PKL dan Jemuran Liar Ditertibkan

    Satpol PP Tata Waterfront Pontianak: Lapak PKL dan Jemuran Liar Ditertibkan

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle Tim Liputan
    • 0Komentar

    JurnalKhatulistiwa.com – Satpol PP Kota Pontianak bersama aparatur Kecamatan Pontianak Selatan melakukan aksi penyisiran di kawasan waterfront pada Jumat (3/4/2026). Langkah ini diambil untuk menertibkan lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) yang dinilai mengganggu fungsi ruang publik. Selain lapak dagangan, petugas juga menertibkan pakaian-pakaian milik warga sekitar yang dijemur di sepanjang pagar waterfront. Penataan ini melibatkan […]

  • Emas 1,6 Kg Dirampas, LIBAS Desak Polisi Seret Oknum dan Usut Legalitas Pelapor

    Emas 1,6 Kg Dirampas, LIBAS Desak Polisi Seret Oknum dan Usut Legalitas Pelapor

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • account_circle Tim Liputan
    • 0Komentar

    Jurnalkhatulistiwa.com_Sekadau, Kamis 20 Ags 2026,Kasus perampasan emas seberat 1,6 kilogram di Kabupaten Sekadau yang menyedot perhatian publik mulai menemui babak baru. Polres Sekadau resmi menetapkan empat tersangka atas laporan korban berinisial AL (43), warga Kabupaten Sintang, tertanggal 23 Juli 2026. Langkah kepolisian patut diapresiasi, Ketua Lumbung informasi Borneo Act Sweep (LIBAS) Jasli Harpansyah meminta penyidik […]

expand_less