Sinergi Kuat Dua Asosiasi Logistik: Langkah Strategis Gerakkan Perekonomian Kalimantan Barat
- account_circle Jurnal Khatulistiwa
- calendar_month 7 jam yang lalu
- print Cetak

Dok. Aptrindo Kalbar
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jurnalkhatulistiwa.com_PONTIANAK, Senin,22 Juni 2026 – Terlaksana pertemuan penting antara Ketua DPD APTRINDO ( Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia)Kalimantan Barat, Bapak Al Amin, bersama Ketua DPW ALFI/ILFA (Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia / Indonesian Logistics and Forwarders Association), Bapak Darmayadi, SH di Kantor Sekertariat DPW ALFI/ILFA Kalimatan Barat. Pertemuan ini menjadi tonggak awal terbentuknya kolaborasi erat yang membuka celah sinergi yang sangat kuat di dunia logistik dan angkutan barang di wilayah Kalimantan Barat.
Kedua asosiasi sepakat memiliki visi yang sama: bergerak bersatu untuk memutar roda perekonomian daerah melalui sektor logistik yang efisien, aman, dan berkelanjutan. Langkah ini sekaligus merupakan tindak lanjut dari audiensi yang telah terlaksana di DPRD Provinsi Kalimantan Barat, di mana berbagai isu strategis sektor angkutan telah dibahas bersama para pemangku kebijakan.

Salah satu poin utama yang menjadi perhatian mendalam yang disampaikan oleh Bapak Darmayadi, S.H adalah ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi. Pasokan BBM subsidi dinilai sangat utama dan menjadi nyawa dalam setiap mobilisasi kendaraan angkutan logistik. Hal ini bukan hanya berdampak pada kelangsungan usaha para pelaku bisnis, tetapi juga sangat menentukan kesejahteraan para supir yang menjadi garda terdepan dalam rantai distribusi barang.

Dalam diskusi tersebut, kedua pimpinan asosiasi juga menyoroti potensi masalah yang kerap terjadi: bagaimana solusi yang tepat jika di masa depan pasokan BBM subsidi kembali sulit didapatkan, terutama menjelang akhir tahun—suatu kondisi yang secara rutin dialami pelaku usaha dan sangat mengganggu kelancaran distribusi barang ke seluruh pelosok Kalimantan Barat.
Menyikapi hal tersebut, kedua asosiasi sepakat bahwa persoalan ketersediaan dan kelancaran pasokan BBM subsidi ini harus menjadi perhatian serius dan prioritas bagi pihak-pihak yang memegang kebijakan, antara lain: Pemerintah Daerah, PT Pertamina (Persero), BPH Migas, Anggota DPRD Provinsi, serta aparat penegak hukum dalam hal penertiban dan pengawasan distribusi.
Kolaborasi APTRINDO dan ALFI&ILFA ini bertujuan agar suara seluruh pelaku usaha logistik, mulai dari pemilik usaha hingga para supir, dapat lebih didengar dan diperjuangkan demi terciptanya ekosistem angkutan yang kondusif, menjamin ketersediaan barang kebutuhan masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih pesat.
- Penulis: Jurnal Khatulistiwa

Saat ini belum ada komentar