Berita Terkini
light_mode
Beranda » Gadgets » Emas 1,6 Kg Dirampas, LIBAS Desak Polisi Seret Oknum dan Usut Legalitas Pelapor

Emas 1,6 Kg Dirampas, LIBAS Desak Polisi Seret Oknum dan Usut Legalitas Pelapor

  • account_circle Tim Liputan
  • calendar_month 7 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jurnalkhatulistiwa.com_Sekadau, Kamis 20 Ags 2026,Kasus perampasan emas seberat 1,6 kilogram di Kabupaten Sekadau yang menyedot perhatian publik mulai menemui babak baru. Polres Sekadau resmi menetapkan empat tersangka atas laporan korban berinisial AL (43), warga Kabupaten Sintang, tertanggal 23 Juli 2026.

Langkah kepolisian patut diapresiasi, Ketua Lumbung informasi Borneo Act Sweep (LIBAS) Jasli Harpansyah meminta penyidik tidak hanya berhenti pada empat tersangka itu saja. Ia mendesak kepolisian untuk berani membongkar dugaan keterlibatan pihak lain, termasuk oknum instansi tertentu yang ikut andil terlibat dalam kasus perampasan emas tersebut.

“Saya mengapresiasi gerak cepat Polres Sekadau. Namun, kasus ini belum tuntas. Masih ada pihak-pihak yang diduga terlibat yang belum tersentuh,” ujar Jasli saat dihubungi, Rabu (20/8/2026).

Jasli secara blak-blakan menyoroti adanya dugaan keterlibatan oknum dari lingkup Kejaksaan Negeri (Kejari) Sekadau dan Intel TNI.

“Informasi yang kami himpun, ada oknum dari dua institusi itu yang diduga turut serta terlibat dalam perkara ini,” bebernya.

Berdasarkan keterangan penyidik Satreskrim Polres Sekadau, emas hasil rampasan tersebut diduga telah dijual dengan nilai mencapai Rp1,8 miliar. Jasli menegaskan, kasus ini memiliki dimensi yang luas dan berpotensi menyeret tersangka baru, bahkan berbalik menjerat pelapor sendiri dan juga pembeli emas hasil rampasan tersangka.

“Kasus ini sangat menarik. Baik terlapor maupun pelapor berpotensi menjadi tersangka, tentu dengan konstruksi pasal yang berbeda,” imbuhnya.

Jika emas dari tindak pidana pencurian dan/atau perampasan sudah terjual oleh ke epat tersangka polres Sekadau wajib menyeret penadah dikenakan pasal penadah barang tindak pidana kriminal ( Di tunggu kerja nyata polres Sekadau ).

Uji Legalitas Pelapor
Jasli mempertanyakan asal-usul 1,6 kilogram emas yang dirampas tersebut. Menurutnya, aparat wajib menginvestigasi apakah emas itu diperoleh secara legal atau justru berasal dari Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI). ( Belum ada titik terang dari pihak polres Sekadau ).

“Jika emas itu dari PETI, apakah pelapor ini pekerja lapangan atau penampung emas? APH harus transparan dalam mengungkap ini. Jika terbukti hasil ilegal, pelapor pun bisa diproses hukum,” tegasnya.

Jerat Hukum Penampung
Selain menyoroti pelapor, Jasli menekankan pentingnya menjerat pihak pembeli atau penampung emas hasil kejahatan tersebut. Ia mengingatkan bahwa hukum di Indonesia sangat tegas terkait tindak pidana pertambangan ilegal dan pencucian uang.

Secara hukum, pelaku penampung barang tambang ilegal dapat dijerat Pasal 161 UU No. 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Minerba dengan ancaman pidana maksimal 5 tahun penjara dan denda hingga Rp100 miliar.

Tak hanya itu, jika nilai transaksi emas tersebut disamarkan atau dialihkan ke bentuk aset lain, pelaku dapat dijerat Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), dengan ancaman pidana penjara hingga 20 tahun dan denda hingga Rp10 miliar.

“Kami menanti langkah tegas Polres Sekadau untuk memutus mata rantai hingga ke cukong besar di balik kasus ini. Jangan sampai ada tebang pilih,” pungkasnya.

Diakhir percakapan, Ketua LIBAS menyayangkan serta mengecam perbuatan oknum wartawan dan LSM tersebut Karena telah mencoreng nama baik kuli tinta dan LSM di mata masyarakat, imeg negatif terhadap wartawan dan LSM tercoreng oleh ulah oknum yang mengatasnamakan wartawan dan LSM melakukan tindakan kriminal tersebut.

  • Penulis: Tim Liputan
  • Editor: redaksiJK

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dukung Kelancaran Logistik Kalbar, Ketua APTRINDO Al Amin Ikut Pantau Penyaluran BBM Bersama BPH Migas dan Patra Niaga di Pontianak

    Dukung Kelancaran Logistik Kalbar, Ketua APTRINDO Al Amin Ikut Pantau Penyaluran BBM Bersama BPH Migas dan Patra Niaga di Pontianak

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle Jurnal Khatulistiwa
    • 0Komentar

    Jurnalkatulistiwa _Pontianak, 07 Juli 2026, Upaya menjamin ketersediaan dan kelancaran penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Kalimantan Barat terus dilakukan. Pada Senin, 8 Juli 2026, Ketua Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (APTRINDO) wilayah Kalimantan Barat, Al Amin, turut hadir dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan pemantauan yang dilaksanakan bersama Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH […]

  • Unlikely Origins: The Humble Beginnings of Today’s Tech Titans

    Unlikely Origins: The Humble Beginnings of Today’s Tech Titans

    • calendar_month Minggu, 25 Feb 2024
    • account_circle Jurnal Khatulistiwa
    • 0Komentar

    Exploring the Tech-Savvy WondersThe delineation between digital and physical continues to blur, weaving a fabric of reality that resonates with the beats of progress. Within this exciting nexus, entrepreneurs and tech aficionados find a fertile ground to cultivate, explore, and thrive. As we navigate through the myriad of gadget-driven narratives, there are key trends and […]

  • HPI Kalbar dan Bank Indonesia Sinergikan Sertifikasi Pramuwisata dalam Geliat Saprahan Khatulistiwa 2026

    HPI Kalbar dan Bank Indonesia Sinergikan Sertifikasi Pramuwisata dalam Geliat Saprahan Khatulistiwa 2026

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Tim Liputan
    • 0Komentar

    JurnalKhatulistiwa.com_Memasuki hari pertama rangkaian agenda Saprahan Khatulistiwa 2026, sektor pariwisata Kalimantan Barat mendapat suntikan energi baru. Bertempat di salah satu pusat pelatihan di Pontianak, DPD HPI (Himpunan Pramuwisata Indonesia) Kalimantan Barat bekerja sama dengan Bank Indonesia resmi memulai Pelatihan dan Sertifikasi Pramuwisata Desa Wisata yang berlangsung pada 22-24 April 2026. Langkah kolaboratif ini menjadi bagian […]

  • Jalan Baru Rusak Parah, LIBAS Desak Kejati Kalbar Usut Tuntas Kualitas Proyek dan Keuangan Negara

    Jalan Baru Rusak Parah, LIBAS Desak Kejati Kalbar Usut Tuntas Kualitas Proyek dan Keuangan Negara

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle Tim Liputan
    • 0Komentar

    Jurnalkhatulistiwa.com_ Melawi, Rabu, 29 Juli 2026. Lumbung Informasi Act Sweep (LIBAS) menyoroti kondisi ruas jalan yang menghubungkan Desa Batu Buil menuju Desa Tiong Keranjik, Kecamatan Belimbing Hulu, Kabupaten Melawi, yang disebut telah mengalami kerusakan di sejumlah titik meski baru beberapa bulan selesai dikerjakan. Ruas jalan tersebut merupakan proyek yang dikerjakan oleh PT KCI menggunakan Anggaran […]

  • Design Transcended: When Art Meets Technology in Gadgetry

    Design Transcended: When Art Meets Technology in Gadgetry

    • calendar_month Jumat, 2 Feb 2024
    • account_circle Jurnal Khatulistiwa
    • 0Komentar

    Exploring the Tech-Savvy WondersThe delineation between digital and physical continues to blur, weaving a fabric of reality that resonates with the beats of progress. Within this exciting nexus, entrepreneurs and tech aficionados find a fertile ground to cultivate, explore, and thrive. As we navigate through the myriad of gadget-driven narratives, there are key trends and […]

  • Power Up: Advanced Charging Solutions and Battery Tech Innovations

    Power Up: Advanced Charging Solutions and Battery Tech Innovations

    • calendar_month Sabtu, 24 Feb 2024
    • account_circle Jurnal Khatulistiwa
    • 0Komentar

    Smart Homes: Beyond Automation to AnticipationIf 2023 could be summarized in the gadget space, it would be the year where our homes started truly “understanding” us. Gone are the days of generic automation. With advancements in AI, homes now anticipate needs. Your coffee machine knows when you’ve had a rough night and adjusts the brew […]

expand_less