Seleksi Sekda Melawi Tinggal Menunggu Pengumuman, LIBAS Sorot Rekam Jejak Kandidat
- account_circle Libas
- calendar_month 11 jam yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jurnalkhatulistiwa.com_Melawi Kalbar,- senin,12/10/26. Tahapan seleksi Calon Sekretaris Daerah Kabupaten Melawi kini memasuki tahap akhir dan tinggal menunggu pengumuman hasil resmi. Jabatan Sekda merupakan pejabat tertinggi di lingkungan pemerintahan daerah yang diisi melalui jalur karir, bukan jabatan politik. Secara fungsinya, Sekda berperan sebagai pembina penyelenggaraan pemerintahan sekaligus Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah.
Proses seleksi tahun 2026 ini diikuti oleh sembilan pejabat Eselon II, yaitu para Kepala OPD di lingkungan Pemkab Melawi yang ditugaskan langsung oleh Bupati Melawi. Posisi ini kosong karena Sekda sebelumnya, Drs. Paulus, akan memasuki masa purna tugas pada 1 November 2026. Hingga hari ini, Senin (12/10/2026), proses penilaian telah mengerucut ke empat kandidat terkuat.
Menyikapi tahap tersebut, Ketua Lembaga Informasi Borneo Act Sweep (LIBAS), Jasli, menyoroti kriteria kinerja dan kapabilitas para calon yang tersisa. Menurut Jasli, di antara nama-nama yang masih bertahan, terdapat pejabat kepala OPD yang kinerjanya kerap mendapat sorotan publik melalui media massa maupun media sosial, bahkan berita terkait dugaan masalah korupsi masih beredar di sejumlah laman pemberitaan.
Atas dasar itu, Jasli meminta Panitia Seleksi (Pansel) bekerja secara selektif, profesional, dan objektif dalam memberikan penilaian akhir.
“Jabatan Sekda adalah jabatan karir yang strategis, bukan jabatan politis. Oleh karena itu, Pansel harus benar-benar teliti menilai setiap kandidat,” ujar Jasli, Senin (12/10).
Jasli juga berharap proses penentuan calon terpilih benar-benar dijauhkan dari stigma politik serta intervensi pihak mana pun. Sosok yang terpilih nantinya diharapkan bebas dari isu korupsi, berintegritas tinggi, dan mampu menjalankan amanah dengan baik.
“Rekam jejak harus menjadi pertimbangan utama masyarakat dan Pansel. Kita butuh pemimpin yang membawa Melawi ke arah lebih baik, bukan sebaliknya. Mari kita jauhkan Kabupaten Melawi dari isu-isu korupsi dan bangun daerah ini lebih maju lagi,” harap Jasli.
Saat ini masyarakat Kabupaten Melawi masih menunggu hasil resmi dari Panitia Seleksi. Publik berharap hasil akhir nanti mencerminkan sosok terbaik yang dipercaya mampu memegang kendali administrasi pemerintahan di Kabupaten Melawi.
- Penulis: Libas
- Editor: redaksiJK

Saat ini belum ada komentar