Berita Terkini
light_mode
Beranda » Kalbar » APMS 66.062.24 Batu Nanta Kangkangi Aturan Migas, LSM LIBAS Minta Pertamina Tindak Tegas!

APMS 66.062.24 Batu Nanta Kangkangi Aturan Migas, LSM LIBAS Minta Pertamina Tindak Tegas!

  • account_circle Tim Liputan
  • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

Jurnalkhatulistiwa.com-Melawi, Kal-Bar — Aktivitas penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Batu Nanta, Kecamatan Belimbing, Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat, tengah menjadi sorotan tajam. Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) atau Agen Premium dan Minyak Solar (APMS) dengan nomor 66.062.24 diduga kuat melakukan pelanggaran berat dengan menyalurkan BBM bersubsidi di luar jam operasional resmi serta melayani pembelian ilegal.

Berdasarkan pantauan langsung awak media di lapangan pada Kamis malam (04/06/2026) sekira pukul 19:27 WIB, APMS yang terletak di jalur utama Jl. Nanga Pinoh – Sintang, Desa Batu Nanta tersebut tampak masih beroperasi. Mereka kedapatan tengah menyalurkan BBM subsidi jenis Pertalite dan Bio Solar secara sembunyi-sembunyi di kegelapan malam.

Praktik janggal ini sontak memicu pertanyaan besar di tengah masyarakat, terutama mengingat tingginya selisih harga antara BBM subsidi dan non-subsidi saat ini yang rawan menjadi celah penyelewengan.

Distribusi Tertutup: Siang Kosong, Malam Main ‘Kucing-kucingan’

Informasi yang dihimpun dari warga setempat mengungkapkan bahwa APMS tersebut hampir tidak pernah melayani penjualan BBM subsidi jenis Bio Solar pada siang hari. Aktivitas pengisian justru mendadak ramai ketika hari sudah gelap.

“Setahu saya, Bang, kalau melintas siang hari, entah pagi atau sore, tidak pernah saya lihat mereka menyalurkan Bio Solar. Antrean truk juga tidak pernah kelihatan. Padahal saya hampir setiap hari lewat jalur ini,” ungkap seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan demi keamanan.

Kejanggalan ini diperkuat oleh hasil investigasi lapangan. Selain beroperasi di luar jam wajar, oknum petugas di APMS 66.062.24 tersebut kedapatan melayani pengisian BBM subsidi langsung ke jerigen tanpa izin, serta ke dalam kendaraan yang menggunakan tangki siluman (tangki modifikasi).

Akibat praktik “distribusi tertutup” ini, masyarakat umum mengaku sangat kesulitan mendapatkan BBM subsidi secara adil. Hak masyarakat kecil diduga telah dirampas demi keuntungan sepihak oknum mafia migas.

LSM LIBAS Angkat Bicara: Desak Sanksi Pidana dan Blokir Izin

Aktivitas ilegal yang terstruktur ini memicu keprihatinan sekaligus geram dari Ketua LSM LIBAS (Lumbung Informasi Borneo Act Sweep), Jasli. Ia menegaskan bahwa pengangkangan peraturan migas terkait BBM subsidi sudah sering terjadi di wilayah Kalimantan Barat dan harus segera dihentikan.

“Kami tidak akan tinggal diam. Saat ini, laporan resmi terkait dugaan penyelewengan BBM bersubsidi di APMS 66.062.24 sedang kami dalami dan rampungkan. Laporan ini akan segera kami layangkan ke pihak Pertamina dan aparat penegak hukum agar segera ditindaklanjuti secara tegas,” ujar Jasli kepada media.

Jasli juga mengingatkan bahwa regulasi negara terkait penyalahgunaan BBM subsidi sudah sangat jelas dan memiliki konsekuensi hukum yang sangat berat.

  • Sanksi Pidana & Denda: Berdasarkan UU Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, pelaku penyalahgunaan pengangkutan dan niaga BBM yang disubsidi pemerintah dapat diancam pidana penjara maksimal 6 tahun dan denda paling tinggi Rp60 miliar.

  • Ketentuan Jerigen: Pembelian menggunakan jerigen hanya diperbolehkan untuk BBM non-subsidi. Untuk BBM subsidi (Pertalite/Solar), wajib menyertakan surat rekomendasi resmi dari instansi berwenang yang diperuntukkan bagi sektor pertanian, perikanan, atau UMKM, bukan untuk dilangsir dan dijual kembali demi keuntungan pribadi.

Masyarakat Melawi kini mendesak pihak PT Pertamina (Persero) dan aparat kepolisian setempat untuk segera turun ke lapangan, memeriksa manifest penyaluran APMS 66.062.24 Batu Nanta, dan memberikan sanksi tegas berupa pencabutan izin usaha jika terbukti melakukan pelanggaran sistematis. (Red)

Sumber : Lumbung Informasi Borneo Act Sweep

  • Penulis: Tim Liputan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aptrindo Kalbar Berbagi 15000 Masker & Vitamin di Kubu Raya, Sinergi Bersama Pihak Terkait Tangani Dampak Kabut Asap

    Aptrindo Kalbar Berbagi 15000 Masker & Vitamin di Kubu Raya, Sinergi Bersama Pihak Terkait Tangani Dampak Kabut Asap

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle NF
    • 0Komentar

    JURNAL KHATULISTIWA.COM — KUBU RAYA, Aksi peduli kesehatan digelar di Kabupaten Kubu Raya pada sore hari ini Selasa,2 Sep.2026. Menghadapi kondisi kualitas udara yang memburuk akibat kabut asap, APTRINDO berkolaborasi dengan sejumlah pihak membagikan masker dan vitamin gratis kepada para pengguna jalan. Aksi sosial ini dipusatkan di dua titik padat lalu lintas, yakni perempatan Tol […]

  • ATASI KELANGKAAN BBM SUBSIDI, KOMISI IV DPRD KALBAR JEMBATANI PERTEMUAN 3 ASOSIASI TRANSPORTASI, BPH MIGAS, DAN PERTAMINA

    ATASI KELANGKAAN BBM SUBSIDI, KOMISI IV DPRD KALBAR JEMBATANI PERTEMUAN 3 ASOSIASI TRANSPORTASI, BPH MIGAS, DAN PERTAMINA

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle Tim Liputan
    • 0Komentar

    JurnalKhatulistiwa.PONTIANAK 10 Juni 2026 – Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Barat menggelar Rapat Kerja (Raker) yang mempertemukan tiga asosiasi transportasi besar di Kalbar, yakni DPD Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) Kalbar, Organisasi Angkutan Darat (Organda), dan Gabungan Pengusaha Nasional Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (Gapasdap). Rapat kerja yang dijembatani oleh legislatif […]

  • Next-Gen Consoles and Accessories for the Ultimate Experience

    Next-Gen Consoles and Accessories for the Ultimate Experience

    • calendar_month Minggu, 7 Jan 2024
    • account_circle Jurnal Khatulistiwa
    • 0Komentar

    Exploring the Tech-Savvy WondersThe delineation between digital and physical continues to blur, weaving a fabric of reality that resonates with the beats of progress. Within this exciting nexus, entrepreneurs and tech aficionados find a fertile ground to cultivate, explore, and thrive. As we navigate through the myriad of gadget-driven narratives, there are key trends and […]

  • Gadgets on the Go: Top Tech for Business Travelers

    Gadgets on the Go: Top Tech for Business Travelers

    • calendar_month Selasa, 21 Jan 2025
    • account_circle Jurnal Khatulistiwa
    • 0Komentar

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]

  • Hunger, thirst and chaos in southern Gaza as hostilities drive humanitarian aid to the brink of collapse
    War

    Hunger, thirst and chaos in southern Gaza as hostilities drive humanitarian aid to the brink of collapse

    • calendar_month Kamis, 8 Feb 2024
    • account_circle Jurnal Khatulistiwa
    • 0Komentar

    Twelve-year-old Do’a Atef spends her days knocking on doors begging for food, or gathering firewood from a dusty hill near a refugee camp outside Rafah, in southern Gaza, to cook the few tomatoes and peppers given to her by strangers. Do’a told NBC News that she was displaced from her home in Beit Lahia in […]

  • Innovations Leading Us Towards a Sustainable Future

    Innovations Leading Us Towards a Sustainable Future

    • calendar_month Rabu, 1 Jan 2025
    • account_circle Jurnal Khatulistiwa
    • 0Komentar

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]

expand_less