Dukung Kelancaran Logistik Kalbar, Ketua APTRINDO Al Amin Ikut Pantau Penyaluran BBM Bersama BPH Migas dan Patra Niaga di Pontianak
- account_circle Jurnal Khatulistiwa
- calendar_month 13 jam yang lalu
- print Cetak

Dok. BPH Migas, saat pemantauan
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jurnalkatulistiwa _Pontianak, 07 Juli 2026, Upaya menjamin ketersediaan dan kelancaran penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Kalimantan Barat terus dilakukan. Pada Senin, 8 Juli 2026, Ketua Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (APTRINDO) wilayah Kalimantan Barat, Al Amin, turut hadir dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan pemantauan yang dilaksanakan bersama Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) serta Patra Niaga wilayah Kalimantan Barat.
Kegiatan pemantauan ini mencakup seluruh jalur rantai pasok, mulai dari penyimpanan di Terminal Terpadu, jalur distribusi, hingga sampai ke titik pelayanan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang tersebar di Kota Pontianak.

Dok. BPH Migas, saat pemantauan
Pontianak memegang peran sangat strategis sebagai pusat simpul distribusi logistik utama di Kalimantan Barat. Kelancaran pasokan BBM di kota ini menjadi kunci utama agar arus barang kebutuhan pokok, bahan baku usaha, serta mobilisasi masyarakat dapat berjalan tanpa hambatan menuju seluruh wilayah, termasuk daerah-daerah di pedalaman.
Dalam kesempatan tersebut, Al Amin menyampaikan dukungan yang sangat besar terhadap langkah pemantauan dan pengawasan yang dilakukan oleh pihak berwenang. Ia menegaskan, kebijakan yang memastikan BBM bersubsidi disalurkan sesuai dengan peruntukannya adalah hal yang paling dinantikan dan sangat membantu seluruh pelaku usaha jasa angkutan barang.
“Kami sangat mendukung penuh langkah pemantauan dan pengawasan ini. Khususnya agar BBM subsidi benar-benar diterima dan digunakan sesuai dengan peruntukannya. Hal ini sangat terasa manfaatnya dan sangat membantu kami seluruh anggota APTRINDO, sehingga kami dapat terus beroperasi dengan lancar dalam melayani kebutuhan distribusi logistik masyarakat Kalimantan Barat,” ujar Al Amin.
Dikutip dari keterangan resmi tim BPH Migas di lokasi, hasil pemeriksaan yang dilakukan menunjukkan bahwa kondisi ketersediaan stok BBM saat ini mengalami peningkatan yang cukup baik dan aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Pemerintah bersama Patra Niaga juga berkomitmen untuk terus memperkuat keandalan sistem pasokan, serta mengantisipasi segala kemungkinan hambatan yang dapat terjadi selama proses distribusi.

Dok. BPH Migas, saat pemantauan
Fokus utama yang ditekankan adalah menjamin agar BBM bersubsidi maupun BBM kompensasi tetap tersedia dalam jumlah yang cukup, harga terjangkau, dan disalurkan tepat sasaran kepada masyarakat serta pelaku usaha yang benar-benar berhak menerimanya.
Selain melakukan pengecekan fisik di lapangan, kegiatan ini juga dilanjutkan dengan sesi dialog terbuka. Pihak BPH Migas mendengarkan langsung aspirasi dan masukan dari berbagai pihak, antara lain pengelola SPBU, pengemudi angkutan barang, serta perwakilan masyarakat. Sesi ini bertujuan untuk mengetahui kendala yang mungkin terjadi di lapangan, sekaligus mencari solusi bersama agar penyediaan dan penyaluran BBM di wilayah Kalimantan Barat dapat berjalan lebih lancar, aman, dan merata.
- Penulis: Jurnal Khatulistiwa

Saat ini belum ada komentar